Kaos Distro Desain Urban

KAOS DISTRO KEREN

Halo lagi teman-teman, jangan bosen baca artikel dari admin ya.. Di artikel kali ini admin akan menulis tentang kaos distro.

Salah satu pakaian yang sering dibeli atau dipakai oleh masyarakat khususnya remaja adalah kaos distro karena memiliki desain yang unik dan menarik. Memang harga kaos distro lebih mahal dibandingkan dengan kaos yang ada di toko-toko yang ada. Hal ini dikarenakan kualitas jahitan serta desain yang unik  sehingga harga kaos distro menjadi lebih  mahal.

Baca juga : Konveksi Kaos

Salah satu faktor yang terpenting di dalam menentukan kualitas dari kaos distro adalah tentang kualitas jahitannya karena hal ini akan mempengaruhi awet atau tidaknya kaos tersebut. Berikut ini adalah tips untuk melihat jahitan pada kaos distro :

  1. Memperhatikan jahitan pada bagian bawah baju. Apabila jarak di jahitan terlihat sejajar, makan kaos tersebut mempunyai kualitas yang bagus.
  2. Salah satu penentu kualitas jahit yang baik adalah dengan melihat ada atau tidaknya sisa benang jahit. Jika kaos tersebut masih ada sisa benang pada ujung jahit, maka kualitas kaos tersebut kurang bagus.
  3. Memperhatikan jahitan pada bagian sambungan lengan dan body. Jika jahitan sambungan tersebut membentuk line/tanda + maka bisa dibilang jahitan tersebut sejajar dan kualitas kaos tersebut baik dan bagus.
  4. Memperhatikan jahitan obras. Jika jahitan obras terlihat rapat dan rapi, maka bisa dipastikan bahwa kualitas kaos tersebut baik.

Berikut ini juga ada deskripsi tentang bahan kaos yang sering dipakai baik untuk konveksi secara umum maupun distro.

  1. Hyget

Bahan ini asalnya dari plastik. Kaos dengan bahan ini sering dibuat untuk kaos kampanye karena tipis dan harga yang relatif murah.s

  1. PE atau Polyester

Bahan ini asalnya dari serat buatan atau sintetis dari hasil minyak bumi lalu dibuat serat fiber poly untuk bahan kaos. Kekurangan dari bahan PE adalah bahan ini tidak menyerap keringat dengan baik sehingga panas jika dipakai.

  1. TC ( Teteron Cotton )

Bahan ini terbuat dari perpaduan antara 65% teteron (polyester) dan 35% combbed. Kemampuannya dalam menyerap keringat masih kurang lebih baik dari cotton combed karena itu rasanya agak panas ketika dipakai.

  1. CVC (Cotton Viscose)

Bahan ini terdiri dari perpaduan 45% viscose dan 55% cotton combed. Kelebihan dari bahan ini adalah tidak gampang kusut.

  1. Cotton Carded

Bahan ini mempunyai tingkat ketebalan yaitu 20s,24s dst. Harga bahan ini masih cukup terjangkau.

  1. Cotton Combbed

Nah hampir sama dengan cotton carded, cotton combed juga mempunyai tingkat ketebalan. 40s,30s,24s,20s dll. Untuk kaos distro sendiri biasanya menggunakan bahan 20s atau 30s. Cotton combed sendiri sangat nyaman, enak, adem, dan lembut. Sehingga tidak heran banyak distro yang memakai bahan ini dan memasang harga yang tinggi.

 

Selain jahitan dan bahan, sebagai pecinta kaos apalagi kaos distro, teman-teman juga pasti mementingkan desain yang ada pada kaos. Desain sendiri berfungi sebagai nilai tambah untuk kaos distro dan juga bisa mempengaruhi harga. Untuk desain kaos distro biasanya terdiri dari desain typography, retro dan urban.

 

Desain Kaos Typography

Desain Kaos Typography

Kaos Distro Desain Urban

Kaos Distro Desain Urban

Gambar – gambar di atas merupakan contoh gambar kaos distro yang menggunakan desain typography dan desain urban. Di tahun 2017 banyak yang menggunakan kaos distro dengan desain typography.

Untuk kaos distro sendiri, biasanya sudah mempunyai stok kaos dengan desain yang bervariasi, sehingga kita hanya bisa memilih dari kaos dengan desain yang ada saja.

Untuk warna kaos distro sendiri, biasanya disediakan dalam berbagai warna, untuk warna-warna kaos yang admin rekap pada tahun 2017 diantaranya adalah maroon, biru dongker, abu misty, dan hijau tosca.

 

Itu tadi mengenai desain pada kaos distro. Selanjutnya adalah tentang teknik cetak yang digunakan pada kaos distro. Biasanya teknik cetak atau sablon yang digunakan pada kaos distro adalah cetak/printing DTG (direct to garment). Sablon dengan teknik printing DTG ini membuat tinta dapat terserap oleh kain sehingga sablon dapat tahan lebih lama. Sablon yang mempunyai color detail dan cerah dengan gradasi yang baik akan membuat tampilan baju atau kaos menjadi lebih indah dan bagus. Dampak cetak yang bagus biasanya mempunyai tekstur yang halus menjadi bukti bahwa tinta terserap dengan baik pada kaos.

Baca Juga : TIPS DAN TRIK DESAIN BAJU KECE

Pastinya kaos distro yang sudah kita beli ingin kita jaga dengan baik, apalagi dengan harga yang tidak murah. Di bawah ini ada beberapa tips untuk menjaga kaos distro yang kita punya:

  1. Tidak terendam terlalu lama.

Jangan merendam kaos distro terlalu lama karena akan merusak serat kain, warna dan juga sablonan yang ada pada kaos distro. Tidak hanya pada kaos distro saja, secara umum dalam mencuci busana pun sebaiknya jangan direndam terlalu lama.

  1. Jangan menggunakan mesin cuci

Menggunakan mesin cuci hanya akan membuat kaos akan melar. Sebaiknya dicuci tangan, dan jangan mengucek teralu keras / bertenaga

  1. Pisahkan saat mencuci

Pisahkan dengan pakaian yang luntur dan tidak luntur. Sehingga tidak terjadi perubahan warna yang tidak diinginkan

  1. Tidak menggunakan pemutih

Sebaiknya untuk mencuci kaos distro jangan menggunakan pemutih karena dapat merusak kain dan gambar sablon yang mengelupas.

  1. Hindari menggunakan sikat

Sikat bisa membuat kain baju menjadi kasar dan merusak sablonan.

  1. Jemur dalam keadaan terbalik

Hal ini berfungsi untuk menjaga warna sablon tidak menjadi pudar dengan cepat.

  1. Proses sterika yang baik

Agar terlihat rapi dan awet, hindari menyeterika pada bagian yang disablon. Saat disetrika pastikan juga kaos dalam keadaan kering.

  1. Tidak dipakai saat tidur

Sebaiknya saat tidur menggunakan baju tidur biasa.

Gimana teman-teman tentang artikel kali ini? Semoga bermanfaat ya.

Sampai jumpa di artikel selanjutnya…